Siang ini terik sekali, rasanya aku enggan melangkahkan kakiku menapaki jalan setapak di luar rumah. Dan akhirnya aku memutuskan untuk tetap bersandar di kursi tua yang terdapat di halaman rumah. Sambil memainkan gadget mungilku aku mulai membuka salah satu akun facebookku, dan ketika aku sedang membuka obrolan, aku terpaku ketika membaca inbox dari kekasihku, seperti ini :
-Dia : sayang, aku boleh tidak meminta 1 permintaan? (2 Menit yang lalu)
-Aku : apa sayang?
-Dia : emm nggak jadi deh hehhee..
-Aku : loh, apaan sih? bilang aja nggak apa-apa ko
-Dia : enaknya aku ngucapin selamat ulang tahun ke mantan apa enggak?
(seketika aku terisak.. mengapa kejadian ini terulang lagi Ya Allah.. terluka lagi untuk kesekian kalinya..akhirnya aku membalas pesan tersebut dengan berat hati)
-Aku : ya di ucapin aja :)
-Dia : ah nggak jadi deh, di do'a in ajah, ntar aku ya di chatt mulu
-Aku : kalo di chatt ya di balas dong.
(Lalu aku me-log out akun facebookku,karena aku tak kuasa membaca pesan tersebut.. :( Ya Allah sakit sekali rasanya )
Dan ketika aku sedang mengalami problematika hati yang di namakan "galau", buku diary ku selalu menjadi sahabat sejati dikala aku sedang susah maupun bahagia..ia setia mendengarkan segala curhatanku.
Aku menulis bukan karena aku putus asa karena cinta, aku menulis karena aku tak kuasa memendam kesedihan ini sendirian..
"Aku heran, mengapa kau selalu tak mengerti akan kesalahanmu.. Yang kau tahu, mungkin aku tak pernah marah ketika kau membahas masa lalumu..Tapi, tolong sadarilah sayang..bahwa aku ini tak suka apabila kau membuka lagi kertas usang masa lalumu..Kamu anggap aku apa?? :( Seharusnya kau tak perlu membicarakan ia di hadapanku. Walaupun aku tak pernah menampakkan wajah murung ketika kau membicarakannya, harusnya kamu itu peka bahwa aku tak menyukai pembicaraan itu. Sudah berulang kali kau menggoreskan luka perih di hatiku, namun kau tak pernah tahu letak kesalahanmu itu.. Ya Allahh pantaskah aku untuk mengeluh?? Aku hanyalah wanita biasa yang lemah..mudah menangis apabila hati terluka..hati ini terlalu rapuh untuk menahan sakit ini..kuatkan aku Ya Allah, aku insha allah sabar untuk menghadapi dia yang tak pernah memikirkan perasaanku.. tolong jagalah hubungan kami Ya Rabb.. hanya dia yang aku sayang.. Hurt :( "
Sekilas, curhatanku memang bisa dikatakan alay, namun aku sudah merasa agak lega ketika sudah menumpahkan segala rasa gundah di hatiku melalui coretan pena di atas secarik kertas diary..
Terima Kasih,Diary..
No comments:
Post a Comment